This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, September 06, 2016

Kewirausahaan, Perekrutan Tenaga Kerja

Perekrutan Tenaga Kerja

Perekrutan dalah upaya perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang diperlukan sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan dalam perencanaan tenaga kerja. Rekrutmen sendiri terbagi atas dua bagian, yaitu :   
 1. Rekrutmen Internal, proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan tenaga kerja yang sudah ada atau yang sudahdimiliki oleh perusahaan 
 2. Rekrutmen Eksternal, perusahaan mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang akanditempatkan pada suatu jabatan tertentu dengan memperolehnya dari luarperusahaan, atau seringkali dinamakan sebagai outsourcing       Pada penyeleksian tenaga kerja, ada tiga tahapan yang perlu diperhatikan setiap perusahaan ataupun wirausaha yang ingin memperkerjakan tenaga baru sehingga kriteria yang diinginkan terpenuhi. Tiga tahapan tersebut adalah :

·         seleksi administrasi, dimana pada tahap ini perusahaan akan menyeleksi dari CV, apakah pelamar memenuhi syarat dari segi pendidikan, jurusan, jenjang, jenis kelamin, dan batas usia yang dicari oleh perusahaan atau wirausaha.

·         seleksi kualifikasi, merupakan penyeleksian yang biasanya dilakukan dengan cara mengadakan tes pengetahuan umum ataupun psikologi pada pelamar.

·         seleksi sikap dan perilaku, merupakan penyeleksian yang terakhir dimana pada tahap ini hanya interview atau wawancara kepada pelamar yang sudah lulus untuk tahap 1 dan 2. Biasanya seleksi ini dilakukan langsung oleh bagian HRD perusahaan tersebut. Melalui seleksi ini, HRD dapat menilai langsung sikap dan perilaku calon pegawai dari setiap jawaban yang mereka berikan.

Tujuan Rekrutmen, antara lain:
1.      Untuk memikat sekumpulan besar pelamar kerja sehingga organisasi akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pemilihan terhadap calon-calon pekerja yang dianggap memenuhi standar kualifikasi organisasi.
2.      Tujuan pasca pengangkatan (post-hiring goals) adalah penghasilan karyawan-karyawan yang merupakan pelaksana-pelaksana yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang masuk akal.
 3.     Upaya-upaya perekrutan hendaknya mempunyai efek luberan (spillover effects) yakni citra umum organisasi haruslah menanjak, dan bahkan pelamar-pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan-kesan positif terhadap perusahaan.


Menerapkan efek khusus pada objek produksi, Efek Khusus

Efek Khusus

1.    Super  jump 
adalah  adegan  dimana  aktor  utama berlari dan melompat ke udara dengan kecepatan yang luar  biasa.  Sehingga  saat  melompat,  daerah/tempat yang  digunakan  aktor  utama  sebagai  tumpuan menghasilkan  hempasan  debu,  batuan yang  terlontar dan tanah yang retak akibat lompatan tersebut.

2.    Super  crash 
adegan  dimana  aktor  utama mendarat dengan  kekuatan  yang  luar  biasa.  Sehingga saat mendarat,  daerah/tempat  yang  digunakan  aktor utama sebagai  tumpuan  menghasilkan  hempasan debu,  pecahan tanah  yang  terlontar  dan  tanah  yang retak akibat

3.    Burned  and  destroyed  body 
merupakan adegan dimana  aktor  pendukung  tubuhnya  terbakar  dan hancur berkeping-keping  yang  dikarenakan  oleh kekuatan  dari aktor  utama.

4.    Explosions  element 
merupakan  footage  atau material berupa ledakan (semburan api). 

5.    Smoke charges element
 merupakan material  berupa asap yang timbul akibat ledakan.

6.    Sparks  element
 merupakan  material  yang  berupa percikan api yang terhempas.

7.    Warp  face
 adegan  dimana  aktor  utama menunjukan wujud aslinya. Menampilkan wajah aktor utama  yang  awalnya berwujud  manusia  biasa  lalu berubah menjadi wujud devil yang menyeramkan. 

8.    Debris  element
merupakan footage berupa runtuhan dari beberapa material.

9.    Fire  element
 footage atau  material  yang berupa api biasa.

10. Explosion
merupakan  adegan  dimana  terjadi ledakan, semburan  api  dan hempasan  dari benda/batuan yang dikarenakan oleh ledakan tersebut


Senin, September 05, 2016

Berita Terkini , Ini alasan Guru Besar Universitas Bosowa kirim surat kepada Presiden Jokowi

Ini alasan Guru Besar Universitas Bosowa kirim surat kepada Presiden Jokowi



Remisi bagi koruptor dianggap mencederai konsep korupsi. Pasalnya, korupsi adalah kejahatan luar biasa, sehingga penanganannya juga dengan cara-cara luar biasa, antara lain memberi syarat tambahan kalau mendapatkan remisi. / Ist
MAKASSAR – Alasan Guru Besar Universitas Bosowa (Unibos) Prof Marwan Mas mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi Widodo (Joko Widodo), karena sebelumnya guru-guru besar yang konsen dalam pemberantasan korupsi juga pernah mengirim surat ke Presiden soal Revisi UU KPK agar tidak dilakukan, dan ternyata Presiden membatalkan rencana revisi UU KPK itu.
“Surat dibuat dan difasilitasi KPK dan didiskusikan melalui email dan WA, dan disepakati isinya seperti yang sudah beredar di media massa,”‎ kata Marwan, Senin (5/9/2016).
Menurutnya, yang ia kritisi adalah Rancangan PP terhadap PP No 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, antara lain mengatur hak remisi bagi terpidana korupsi yang punya syarat tambahan barulah bisa diberi remisi.
Ketentuan ini, sebut Marwan, ingin dihapus dalam RPP yang dibuat Kemenkumham dengan alasan yang tidak rasional terkait ruang tahanan lembaga pemasyarakatan over kapasitas, sehingga remisi terpidana koruptor dipermudah.
“Ini mencederai konsep korupsi itu kejahatan luar biasa, sehingga penanganannya juga dengan cara-cara luar biasa, antara lain memberi syarat tambahan kalau mendapatkan remisi. Makanya, kami lima Guru Besar tidak setuju merevisi PP No 99 Tahun 2012,” paparnya.


Matematika , Peluang: Permutasi Siklis

Peluang: Permutasi Siklis

Permutasi siklis adalah permutasi yang disusun melingkar. Misalnya A, B, dan C disusun melingkar.

Jika kita pandang urutan itu searah jarum jam maka susunan ABC, CAB, dan BCA adalah sama. Sehingga banyaknya permutasi siklis dari 3 objek adalah 3!/3 = (3 × 2!)/3 = 2! = 2. Jadi, akan dihasilkan 2 susunan yang berbeda secara siklis dari huruf-huruf A, B, dan C, yaitu ABC dan ACB.
Andaikan sekarang kita mempunyai 4 objek yang akan disusun secara siklis.
Keempat gambar di atas menunjukkan permutasi yang sama. Sehingga banyaknya permutasi siklis dari 4 objek adalah 4!/4 = (4 × 3!)/4 = 3! = 6. Jadi, akan dihasilkan 6 susunan yang berbeda secara siklis dari huruf-huruf A, B, C, dan D. Apa yang dapat disimpulkan dari kedua contoh di atas?
Banyaknya permutasi siklis dari n objek dapat dinyatakan dengan (n – 1)!
Untuk lebih memahami mengenai permutasi siklis, khususnya dalam pemecahan masalah, perhatikan contoh soal berikut ini.
Contoh Soal
Dalam sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, seorang ibu, dan 3 orang anaknya makan bersama dan mengelilingi sebuah meja makan. Berapa banyaknya cara yang berlainan saat mereka dapat duduk, jika:
1.      mereka berpindah-pindah tempat;
2.     ayah dan ibu selalu berdekatan?
Pembahasan Contoh Soal
1.      Banyaknya anggota keluarga adalah 5 orang (seorang ayah, seorang ibu, dan 3 orang anak). Sehingga, banyaknya cara yang berlainan saat mereka duduk berpindah-pindah tempat adalah (5 – 1)! = 4! = 24 cara.
2.     Perhatikan gambar berikut.

Ayah dan ibu selalu berdampingan, sehingga pasangan ini dapat kita anggap satu. Sehingga terdapat 4 objek yang akan disusun secara siklis. Akan tetapi pasangan ayah dan ibu dapat disusun kembali menjadi 2P2 cara. Sehingga banyaknya susunan agar ayah dan ibu selalu berdekatan adalah (4 – 1)! × 2
P2 = 3! × 2! = 12 cara.


https://yos3prens.wordpress.com/2012/12/21/peluang-permutasi-siklis/

Penjaskes , Materi Renang

Materi Renang
1. Gaya Bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.
2. Gaya Dada / Gaya Katak
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.

3. Gaya Kupu-kupu

Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
 Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan danBerenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

4. Gaya Punggung

Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.
Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.

Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas


Sabtu, September 03, 2016

Ips , KONFLIK SOSIAL

KONFLIK SOSIAL

A. Pengertian
Percekcokan, perseturuhan, pertentangan, berkelahi beda pendapat

B. Sumber Konflik
1.    Perbedaan pendapat
2.    Salah paham
3.    Ada pihak yang dirugikan
4.    Perasaan sensitif

     i.        Penyebab Konflik
1.    Perbedaan individu
2.    Perbedaan latar belakang budaya
3.    Perbedaan tujuan dan kepentingan

C. Bentuk Konflik
1.    Konflik tujuan
2.    Konflik nilai
3.    Konflik peranan
4.    Konflik kebijakan


Bhs Indonesia, Cara Menyimak Cerpen

Cara Menyimak Cerpen

Ketika membaca atau mendengarkan cerpen di-bacakan, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan. Dalam membacakan cerpen untuk orang lain, hal-hal yang harus diperhatikan adalah :


  • Bacalah terlebih dahulu cerpen tersebut sehingga anda tahu dan mengerti betul isi ceritanya.
  • Ceritakan cerpen tersebut kepada rekan lain, dengan penceritaan yang tenang, berintonasi seperlunya, dan penuh penghayatan terhadap isi ceritanya.
  • Perhatikan volume suara dan kejelasan pengucapan sehingga rekan lain dapat memahami setiap kata yang anda ucapkan. 

Pendengar yang menyimak sebuah pembacaan cerpen juga harus memperhatikan hal-hal berikut :


  • Konsentrasi dan siapkan alat tulis
  • Catatlah judul cerpen yang dibacakan
  • Selama mendengarkan pembacaan cerpen, catatlah hal-hal penting, yaitu nama tokoh cerita yang muncul satu persatu, peristiwa yang dialami, penyelesaian masalah dari peristiwa it, dan akhir ceritanya.
  • Catatlah pula kesan anda mengenai watak tokoh cerita
  • Catat juga kesan anda setelah mendengarkan peristiwa dan permasalahan yang sudah diatasi dari cerpen tersebut.

Setelah mengetahui cara-cara pembacaan cerpen di atas, Anda akan mengerti bahwa di dalam cerpen terdapat unsur intrinsik atau unsur yang ada di dalam cerpen. Unsur tersebut di antaranya:


  1. Tema yaitu gagasan yang menjiwai seluruh cerita
  2. Amanat yaitu pesan atau hikmah yang ingin disampaikan penulis untuk difahami pembaca cerita
  3. Plot atau alur yaitu jalan cerita yang berupa rangkaian urutan peristiwa yang menjalin cerita
  4. Penokohan dan perwatakan yaitu orang-orang yang ada di dalam cerita disertai watak dan perilakunya.
  5. Setting yaitu latar waktu dan tempat terjadinya peristiwa di dalam cerita
  6. Dialog yaitu percakapan yang dilakukan tokoh-tokoh cerita yang menggambarkan watak, tanggapan atas kejadian, dan penggambaran lain yang dapat menunjukan isi cerita.
  7. Sudut pandang yaitu posisi pengarang terhadap cerita, apakah ikut terlibat di dalam cerita atau hanya memaparkan cerita.